Tahitian Noni

Syakir | Sepertiga Otak Anakku Hilang

Sepertiga Otak Anakku Hilang


Kini Acmad Syakir, 19 tahun, sudah bisa membaca dan bercanda dengan adik-adiknya. Ia juga bisa berkonsentrasi dalam waktu yang lama, sehingga ia mampu mengolah pikirannya selama berjam-jam. tertawanya juga semakin lepas dan ia bisa berlari-lari kecil. Aisyah Al Habsyi, ibunda Syakir merasa bersyukur atas karunia Allah SWT yang dilimpahkan kepadanya.

Kecelakaan yang menimpa Syakir, menurut Aisyah, tetap disyukurinya. Ini bentuk perhatian Allah SWT kepada saya dan keluarga,”kata Aisyah, mengawali ceritanya. Syakir mengalami penderitaan dan perjuangan dahsyat untuk bertahan hidup. Kecelakaan hebat yang terjadi pada 6  September 2006 hampir saja merenggut pemuda ganteng yang hobi otomotif. Kepala Syakir harus terbentur batu kali yang besar saat ia mengikuti balapan motor. Imbasnya, sepertiga otak Syakir harus hilang.

Penanganan yang tidak memuaskan dari RS umum di Indonesia membuat Aisyah harus menerbangkan Syakir ke RS di Singapura. “kenapa baru dibawa sekara-ng, ujar dokter Singapura kepada saya,”cerita Aisyah. “Tubuh Syakir kaku, jangankan bicara, menggerakkan bola matanya saja sulit, apalagi menggerakkan anggota tubuhnya. Tim dokter memvonis Syakir akan sembuh dalam waktu 7 tahun, itupun tidak sempurna. Syakir akan seperti anak kecil, bicara tidak jelas, berfikirpun akan sangat lambat, ini semua karena imbas dari hilangnya sebagian otaknya. “Tapi saya yakin Allah SWT akan menyembuhkan anak saya,”ungkap Aisyah.

Hampir tiga bulan, Aisyah dan Syakir menetap di Singapura tanpa harapan pasti. Pertengahan Februari Aisyah mulai memberikan TNJ kepada Syakir hingga 500ml. perubahan pun terjadi di hari ke-5, Syakir bisa menggerakkan lehernya. “Sekarang? Ia sudah beraktivitas seperti biasa,”cerita Aisyah. Sebagai ucapan syukur yang dalam, sejak saat itulah Aisyah membagi pengalamannya menguunakan Tahitian Noni kepada orang-orang yang membutuhkan kesehatan.

Onlinerel Facebook Twitter Myspace Friendfeed Technorati del.icio.us Digg Google Yahoo Buzz StumbleUpon

Diabetes selama 40 tahun sembuh dengan Tahitian Noni

H. YUSUF ICHSAN


DIABETES SELAMA 40 TAHUN – SEMBUH

Dulu Yusuf Ichsan, 67 tahun, selalu menakar kadar gula yang masuk kedalam tubuh. Pasalnya ia mengidap diabetes semenjak usia 27 tahun. Badan kerap merasa lemas, dan aktifitas terhambat karena tidak boleh merasa lelah. “Cape sedikit pasti badan akan merasa sesak,” katanya.

Namun semenjak ia rutin mengonsumsi TAHITIAN NONI JUICE April 2008 lalu, gua darahnya yang selalu berkisar 200 keatas, kini berangsur normal menjadi 140. “Sebelum saya menjalani shalat Tahajud, saya mengonsumsi TAHITIAN NONI JUICE dahulu,” cerita kakek delapan cucu ini.

Cobaan yang diujikan ALLAH SWT kepada Yusuf Ikhsan mencapai puncaknya pada 2003 silam. Sesak nafas yang berkepanjangan, tidak bisa buang air kecil, hingga badannya yang tidak bisa bergerak menjadi pelengkap kasih sayang ALLAH kepadanya. Sudah beragam cara, baik medis maupun alternatif untuk mencari kesembuhan, namun kesembuhan tak jua menyapa. “Saya hanya berikhtiar, hasilnya saya pasrahkan kepada ALLAH SWT,” tegasnya.

Memasuki tahun ketiga penderitaannya, Yusuf diperkenalkan TAHITIAN NONI JUICE oleh anaknya Natalia Susianingrum. Awalnya TAHITIAN NONI JUICE ditolak mentah-mentah oleh Yusuf, “Katanya jamu! Jamu kok manis, mana bisa buat diabetesku, yang ada malah tambah parah,” ungkapnya dulu. Sekitar 3 tahun anak dan istrinya harus bersabar untuk mengajak Yusuf meminum TAHITIAN NONI JUICE secara rutin.

April 2008 lalu, dengan bujukan dan rayian, akhirnya Yusuf mau mengonsumsi TAHITIAN NONI JUICE secara rutin. Setiap pagi, sore, dan menjelang sholat Tahajud menjadi jadwall rutinnya mengonsumsiTAHITIAN NONI JUICE. Hanya berselang 7 bulan mengonsumsi TAHITIAN NONI JUICE secara rutin, Yusuf Ikhsan kaget melihat hasil lab untuk gula darahnya yang berkisar 140. “Selama 40 tahun belum pernah gula darah saya berkisar kepala angka 1, minimal angka 2.”

“Alhamdulillah derita saya selama 40 tahun bisa terobati. Dulu saya antipati terhadap jus ini, justru sekarang saya amat membutuhkannya. Karena itu pada kesempatan testimoni ini TAHITIAN NONI JUICE menjadi mediasi kesembuhan diabetes saya. Saya menganjurkan pada mereka yang masih ragu untuk mengonsumsinya. Saya adalah bukti nyata keampuhan jus noni asal tahiti ini. Ingat doa yang diselaraskan dengan ikhtiar adalah solusi terbaik. Artinya keyakinan menjadi faktor penting dalam usaha kesembuhan diri. Dan TAHITIAN NONI JUICE menjadi mediasi tepat untuk kesehatan.”

Onlinerel Facebook Twitter Myspace Friendfeed Technorati del.icio.us Digg Google Yahoo Buzz StumbleUpon

Kanker Serviks

kanker-serviks

BAGAIMANA KANKER SERVIKS DISEMBUHKAN DENGAN HERBAL TAHITIAN NONI..

Kanker Serviks adalah ( atau yang di sebut juga dengan Kanker Rahim atau Kanker Mulut Rahim ) Kanker serviks atau kanker leher rahim terjadi di bagian organ reproduksi seorang wanita. Leher rahim adalah bagian yang sempit di sebelah bawah antara vagina dan rahim seorang wanita. Di bagian inilah tempat terjadi dan tumbuhnya kanker serviks. Apa penyebab kanker serviks atau kanker leher rahim? Bagaimana cara pencegahannya? Serta bagaimana cara mengatasinya jika sudah terinfeksi HPV? kanker serviks,

 

Penyebab Kanker Serviks

adalah disebabkan infeksi virus HPV (human papillomavirus) atau virus papiloma manusia. HPV menimbulkan kutil pada pria maupun wanita, termasuk kutil pada kelamin, yang disebut kondiloma akuminatum. Hanya beberapa saja dari ratusan varian HPV yang dapat menyebabkan kanker. Kanker serviks atau kanker leher rahim bisa terjadi jika terjadi infeksi yang tidak sembuh-sembuh untuk waktu lama. Sebaliknya, kebanyakan infeksi HPV akan hilang sendiri, teratasi oleh sistem kekebalan tubuh. kanker serviks, kanker serviks

Kanker serviks menyerang daerah leher rahim atau serviks yang disebabkan infeksi virus HPV (human papillomavirus) yang tidak sembuh dalam waktu lama. Jika kekebalan tubuh berkurang, maka infeksi HPV akan mengganas dan bisa menyebabkan terjadinya kanker serviks. Gejalanya tidak terlalu kelihatan pada stadium dini, itulah sebabnya kanker serviks yang dimulai dari infeksi HPV dianggap sebagai “The Silent Killer“. kanker serviks kanker serviks kanker serviks

Beberapa gejala bisa diamati meski tidak selalu menjadi petunjuk infeksi HPV. Keputihan atau mengeluarkan sedikit darah setelah melakukan hubungan intim adalah sedikit tanda gejala dari kanker ini. Selain itu, adanya cairan kekuningan yang berbau di area genital juga bisa menjadi petunjuk infeksi HPV. Virus ini dapat menular dari seorang penderita kepada orang lain dan menginfeksi orang tersebut. Penularannya dapat melalui kontak langsung dan karena hubungan seks. kanker serviks

Ketika terdapat virus ini pada tangan seseorang, lalu menyentuh daerah genital, virus ini akan berpindah dan dapat menginfeksi daerah serviks atau leher rahim Anda. Cara penularan lain adalah di closet pada WC umum yang sudah terkontaminasi virus ini. Seorang penderita kanker ini mungkin menggunakan closet, virus HPV yang terdapat pada penderita berpindah ke closet. Bila Anda menggunakannya tanpa membersihkannya, bisa saja virus kemudian berpindah ke daerah genital Anda.

Buruknya gaya hidup seseorang dapat menjadi penunjang meningkatnya jumlah penderita kanker ini. Kebiasaan merokok, kurang mengkonsumsi vitamin C, vitamin E dan asam folat dapat menjadi penyebabnya. Jika mengkonsumsi makanan bergizi akan membuat daya tahan tubuh meningkat dan dapat mengusir virus HPV. kanker serviks kanker serviks kanker serviks

Risiko menderita kanker serviks adalah wanita yang aktif berhubungan seks sejak usia sangat dini, yang sering berganti pasangan seks, atau yang berhubungan seks dengan pria yang suka berganti pasangan. Faktor penyebab lainnya adalah menggunakan pil KB dalam jangka waktu lama atau berasal dari keluarga yang memiliki riwayat penyakit kanker.

Sering kali, pria yang tidak menunjukkan gejala terinfeksi HPV itulah yang menularkannya kepada pasangannya. Seorang pria yang melakukan hubungan seks dengan seorang wanita yang menderita kanker serviks, akan menjadi media pembawa virus ini. Selanjutnya, saat pria ini melakukan hubungan seks dengan istrinya, virus tadi dapat berpindah kepada istrinya dan menginfeksinya. kanker serviks, kanker serviks, kanker serviks

Cara deteksi dan Mencegah Kanker Serviks kanker serviks kanker serviks

Bagaimana cara mendeteksi bahwa seorang wanita terinfeksi HPV yang menyebabkan kanker serviks? Gejala seseorang terinfeksi HPV memang tidak terlihat dan tidak mudah diamati. Cara paling mudah untuk mengetahuinya dengan melakukan pemeriksaan sitologis leher rahim. Pemeriksaan ini saat ini populer dengan nama Pap smear atau Papanicolaou smear yang diambil dari nama dokter Yunani yang menemukan metode ini yaitu George N. Papanicolaou. Namun, ada juga berbagai metode lainnya untuk deteksi dini terhadap infeksi HPV dan kanker serviks seperti berikut:

* IVA

IVA yaitu singkatan dari Inspeksi Visual dengan Asam asetat. Metode pemeriksaan dengan mengoles serviks atau leher rahim dengan asam asetat. Kemudian diamati apakah ada kelainan seperti area berwarna putih. Jika tidak ada perubahan warna, maka dapat dianggap tidak ada infeksi pada serviks. Anda dapat melakukan di Puskesmas dengan harga relatif murah. Ini dapat dilakukan hanya untuk deteksi dini. Jika terlihat tanda yang mencurigakan, maka metode deteksi lainnya yang lebih lanjut harus dilakukan. kanker serviks kanker serviks kanker serviks

* Pap smear

Metode tes Pap smear yang umum yaitu dokter menggunakan pengerik atau sikat untuk mengambil sedikit sampel sel-sel serviks atau leher rahim. Kemudian sel-sel tersebut akan dianalisa di laboratorium. Tes itu dapat menyingkapkan apakah ada infeksi, radang, atau sel-sel abnormal. Menurut laporan sedunia, dengan secara teratur melakukan tes Pap smear telah mengurangi jumlah kematian akibat kanker serviks.

* Thin prep

Metode Thin prep lebih akurat dibanding Pap smear. Jika Pap smear hanya mengambil sebagian dari sel-sel di serviks atau leher rahim, maka Thin prep akan memeriksa seluruh bagian serviks atau leher rahim. Tentu hasilnya akan jauh lebih akurat dan tepat. kanker serviks kanker serviks

* Kolposkopi

Jika semua hasil tes pada metode sebelumnya menunjukkan adanya infeksi atau kejanggalan, prosedur kolposkopi akan dilakukan dengan menggunakan alat yang dilengkapi lensa pembesar untuk mengamati bagian yang terinfeksi. Tujuannya untuk menentukan apakah ada lesi atau jaringan yang tidak normal pada serviks atau leher rahim. Jika ada yang tidak normal, biopsi — pengambilan sejumlah kecil jaringan dari tubuh — dilakukan dan pengobatan untuk kanker serviks segera dimulai.

Meski kanker serviks menakutkan, namun kita semua bisa mencegahnya. Anda dapat melakukan banyak tindakan pencegahan sebelum terinfeksi HPV dan akhirnya menderita kanker serviks.

Beberapa cara praktis yang dapat Anda lakukan dalam kehidupan sehari-hari antara lain:

* Miliki pola makan sehat, yang kaya dengan sayuran, buah dan sereal untuk merangsang sistem kekebalan tubuh. Misalnya mengkonsumsi berbagai karotena, vitamin A, C, dan E, dan asam folat dapat mengurangi risiko terkena kanker leher rahim.

* Hindari merokok. Banyak bukti menunjukkan penggunaan tembakau dapat meningkatkan risiko terkena kanker serviks.

* Hindari seks sebelum menikah atau di usia sangat muda atau belasan tahun.

* Hindari berhubungan seks selama masa haid terbukti efektif untuk mencegah dan menghambat terbentuknya dan berkembangnya kanker serviks.

* Hindari berhubungan seks dengan banyak partner.

* Secara rutin menjalani tes Pap smear secara teratur. Saat ini tes Pap smear bahkan sudah bisa dilakukan di tingkat Puskesmas dengan harga terjangkau.

* Alternatif tes Pap smear yaitu tes IVA dengan biaya yang lebih murah dari Pap smear. Tujuannya untuk deteksi dini terhadap infeksi HPV. kanker serviks kanker serviks kanker serviks kanker serviks kanker serviks

* Pemberian vaksin atau vaksinasi HPV untuk mencegah terinfeksi HPV.

* Melakukan pembersihan organ intim atau dikenal dengan istilah vagina toilet. Ini dapat dilakukan sendiri atau dapat juga dengan bantuan dokter ahli. Tujuannya untuk membersihkan organ intim wanita dari kotoran dan penyakit.

Kanker serviks bisa dicegah dan bisa diobati!!!. Deteksi sejak dini dan rutin melakukan Pap smear akan memperkecil risiko terkena kanker serviks. Ubah gaya hidup Anda dan juga pola makan Anda agar terhindar dari penyakit yang membunuh banyak wanita di dunia ini. Dengan demikian, maka kesehatan serviks atau leher rahim lebih terjamin. Dengan penanganan yang tepat, kanker serviks bukanlah sesuatu yang menakutkan

Meski kanker serviks menakutkan, namun kita semua bisa mencegahnya. Anda dapat melakukan banyak tindakan pencegahan sebelum terinfeksi HPV dan akhirnya menderita kanker serviks. Beberapa cara praktis yang dapat Anda lakukan dalam kehidupan sehari-hari antara lain: kanker serviks kanker serviks kanker serviks

  • Konsumsi “Minuman Bioaktif Tahitian Noni “ secara teratur dan berkala.
  • Miliki pola makan sehat, yang kaya dengan sayuran, buah dan sereal untuk merangsang sistem kekebalan tubuh. Misalnya mengkonsumsi berbagai karotena, vitamin A, C, dan E, dan asam folat dapat mengurangi risiko terkena kanker leher rahim.
  • Hindari merokok. Banyak bukti menunjukkan penggunaan tembakau dapat meningkatkan risiko terkena kanker serviks.
  • Hindari seks sebelum menikah atau di usia sangat muda atau belasan tahun.
  • Hindari berhubungan seks selama masa haid terbukti efektif untuk mencegah dan menghambat terbentuknya dan berkembangnya kanker serviks.
  • Hindari berhubungan seks dengan banyak partner (Tidak berganti-ganti pasangan seksual)
  • Secara rutin menjalani tes Pap smear secara teratur. Saat ini tes Pap smear bahkan sudah bisa dilakukan di tingkat Puskesmas dengan harga terjangkau. (Lakukan tes Pap smear secara teratur setahun sekali bila sudah aktif seksual)
  • Alternatif tes Pap smear yaitu tes IVA dengan biaya yang lebih murah dari Pap smear. Tujuannya untuk deteksi dini terhadap infeksi HPV.
  • Pemberian vaksin atau vaksinasi HPV untuk mencegah terinfeksi HPV.
  • Melakukan pembersihan organ intim atau dikenal dengan istilah vagina toilet. Ini dapat dilakukan sendiri atau dapat juga dengan bantuan dokter ahli. Tujuannya untuk membersihkan organ intim wanita dari kotoran dan penyakit.
  • Tidak kalah penting adalah hidup bebas stress, olahraga teratur, menjaga pola makan sehat dan makan supplemen yang CERDAS & lebih PASTI seperti ‘Tahitian Noni Bioactive Beverage” (TNBB) secara teratur dan berkala.

Kisah Sembuh Kanker Rahim / Kanker Serviks dengan Tahitian noni

TESTIMONI

ANDRIANI WULANDARI, KANKER RAHIM

Akibat kanker ganas, dokter memeperkirakan usia hidupnya tinggal 3-5 tahun. Puji tuhan, khasiat Tahitian Noni juice terasa dibotol ketiga.

Puji tuhan selalu saya panjatkan atas mukjijat yang ia berikan melalui Tahitian Noni Juice (TNJ). Berkat TNJ, kesembuhan saya telah mencapai kesempurnaan. Dua tahun yang lalu saya divonis hanya bisa bertahan hidup 3-5 tahun akibat kanker rahim yang ganas.

Pada operasi pertama, rahim saya diangkat, Tapi pasca operasi justru tidak membuat tubuh saya menjadi sehat, entah kenapa ? saya menjadi sulit berjalan, bahkan untuk memakai celana saja perut saya terasa sakit dan tidak nyaman.

Setelah enam bulan berjalan, saya kembali menjalani operasi untuk mengangkat tumor yang telah bersarang di ulu hati, kali ini operasi berbuah positif. Badan terasa lebih enak, tapi sayangnya, pendarahan hebat menjadi kompensasi operasi tahap kedua saya. Sejak saat itu rumah sakit menjadi langganan saya, karena dalam sebulan saya harus dirawat dirumah sakit 2-3 kali.

Hingga akhirnya, pada April lalu ada seorang teman yang menyarankan untuk mengkonsumsi TNJ. Sebagai bagian dari usaha penyembuhan, menurut pendapat saya, tak ada salahnya untuk dicoba.

Puji tuhan, kasiat TNJ pada botol ketiga langsung saya rasakan. Pendarahan tingkat tinggi yang saya alami berangsur-angsur berkurang. Tak hanya itu, maag tahunan yang saya idap pun turut lenyap  yang membuat saya lebih takjub adalah sisa tumor yang masih melekat di ulu hati, secara berangsur-angsur mengering dan mengecil. Berkat TNJ saya tidak lagi berlangganan rumah sakit.

Kanker Seviks Stadium 3B sembuh dengan Tahitian Noni

Denting dawai kehidupan Eva Agustine Mariana seakan terputus. Sederet huruf hitam di selembar kertas itu bagaikan palu godam yang menghantam dada Eva: ia divonis kanker serviks stadium II. Hasil pemeriksaan 17 September 2008 di sebuah rumahsakit di Jakarta Barat itu membuat jiwa Eva terguncang. Ia mencoba meyakinkan diri bahwa apa yang dialaminya hanyalah igauan di siang bolong. Sayangnya tes ulang di sebuah rumahsakit di Jakarta Pusat pada Oktober 2008 makin meneguhkan hasil tes pertama: kanker serviks.

Kanker serviks merupakan jawaban atas serangkaian gejala perut kram dan tak nyaman hendak muntah. Tak hanya itu, flek hitam muncul jika ia merasa keletihan. Eva pun kerap merasakan sakit akibat perdarahan ketika berhubungan intim.

Untuk menghilangkan sel kanker, dokter menyarankan Eva kemoterapi 20 kali selama 2-3 bulan. Jika tak berhasil, penyinaran menjadi harapan terakhir. “Saat itu dokter bilang jangan harap punya anak. Bisa hidup pun sudah karunia Tuhan,” ungkap ibu 2 anak itu. Pilihan itu tak diambil Eva. Mafhum ketika mendengar kata kemoterapi, yang terbayang adalah Sisca. Kakak iparnya itu menderita kanker nasofaring. Setelah menjalani kemoterapi rambutnya rontok, badan lunglai, serta tak bisa mencecap akibat indera perasa menghilang.

TAHITIAN NONI JUICE
Kondisi Eva makin parah. Kesemutan dan sesak napas kerap menyatroni. Punggung pun terasa sakit dan hambatan berkemih mulai menghiasi hari-harinya. Pertengahan Desember 2008, ia memeriksakan diri ke rumahsakit. Hasil pemeriksaan menunjukkan kanker telah menjalar ke pangkal paha: stadium III akhir.

Akibat vonis itu Eva takut tidur, “Saya takut tak bisa bangun lagi keesokan harinya,” ungkap perempuan kelahiran 1977 itu. Tak heran kondisi Eva melorot drastis. David, suami Eva, tak mau berpangku tangan. Ia menyambangi banyak herbalis untuk kesembuhan Eva. Namun, meski mengonsumsi berbagai ramuan herbal selama 3 bulan, hasilnya nihil.

Secercah titik terang muncul ketika ayah mertua Eva, Hengky, menyarankan konsumsi  Tahitian Noni Juice. Eva pun mulai mengkonsumsi 1 liter  Tahitian Noni Juice tiap hari. Dosisnya tiap 1 jam 4 seloki berukuran 30 ml. Wangi Tahitian Noni Juice yang tak sedap sempat mengurungkan niat Eva. Ia mengatasinya dengan menutup hidung dan meminum air putih sebanyak 1 liter. Dampak dari konsumsi  Tahitian Noni Juice, “Maunya tidur terus,” kata Eva.

Sembilan hari pasca konsumsi alat vital Eva terasa perih dan mulai mengeluarkan flek hitam dan bau tak sedap. “Rasanya seperti luka yang diberi jeruk nipis,” tutur perempuan kelahiran Jakarta itu. Mulai hari ke-11 dosis konsumsi dikurangi hanya setengahnya, 500 ml per hari. Hari ke-18 flek hitam yang keluar disertai darah. Badan lemas dan kepala terasa berat. Menginjak hari ke-28 darah yang keluar makin banyak. “Mungkin saat itu ada 1/4 – 1/2 liter darah yang keluar,” ungkap Eva. Hari-hari selanjutnya flek yang keluar mulai berkurang.

Pada Mei 2009, setelah menghabiskan 60 liter  Tahitian Noni Juice, kondisi tubuh Eva makin membaik dan terasa fit. Merasa senang dengan perkembangan yang terjadi, pada 10 Juni 2009 ia pun memeriksakan diri ke sebuah rumah sakit di Jakarta. Sepekan pascapemeriksaan sebuah kabar gembira terbetik: hasil biopsi sel-sel abnormal dari tubuh Eva telah enyah. “Dokter menyatakan daerah serviks dan kandungan dalam kondisi baik dan sempurna,” tutur Eva.

=============================================================================

Pemesanan dan konsultasi:

Joko Budi P
Telepon : 081-703740900
email    : konsultasi@mengkudunoni.com
YM: be_joko

Tahitian Noni Surabaya
Devi S
Telepon ::081-252499974

Tahitian Noni Jakarta
Indri Irawati
Telp: 021-99575706 / 0878-86064634

tags: kanker serviks, tentang kanker serviks, kanker serviks, kanker serviks, kanker serviks, kanker serviks, kanker serviks, kanker serviks, kanker serviks, kanker serviks, kanker serviks, kanker serviks, seluk beluk kanker serviks, kanker serviks dan pengobatannya, kanker serviks dan tahitian noni, kanker serviks sembuh, kanker serviks, kanker serviks, katestimoni kanker serviks, kanker serviks dan pengobatannya, penderita kanker serviks, indonesia tertinggi kanker serviks, kanker serviks, kanker serviks, kanker serviks, kanker serviks, kanker serviks, kanker serviks, kanker serviks

Onlinerel Facebook Twitter Myspace Friendfeed Technorati del.icio.us Digg Google Yahoo Buzz StumbleUpon

Gejala Diabetes

Penyebab Diabetes Mellitus

Pada umumnya penyakit diabetes ini ditemukan di daerah perkotaan. banyak yang menganggap bahwa penyakit diabetes ini adalah penyakit keturunan padahal dari sejumlah penderita penyakit kencing manis ini sangat sedikit yang tercatat karena disebabkan oleh faktor keturunan.

Penyakit kencing manis pada umumnya diakibatkan oleh konsumsi makanan yang tidak terkontrol atau sebagai efek samping dari pemakaian obat-obat tertentu,

berikut ini faktor  yang dapat menyebabkan seseorang beresiko terkena diabetes

  • Faktor keturunan
  • Kegemukan / obesitas biasanya terjadi pada usia 40 tahun
  • Tekanan darah tinggi
  • Angka Triglycerid (salah satu jenis molekul lemak) yang tinggi
  • Level kolesterol yang tinggi
  • Gaya hidup modern yang cenderung mengkonsumsi makanan instan
  • Merokok dan Stress
  • Terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat
  • Kerusakan pada sel pankreas

Ciri-ciri kencing manis & gejala diabetes

Gangguan metabolisme karbohidrat ini menyebabkan tubuh kekurangan energi, itu sebabnya penderita diabetes melitus umumnya terlihat lemah, lemas dan tidak bugar. Gejala umum yang dirasakan bagi penderita diabetes yaitu :

  • Banyak kencing (polyuria) terutama pada malam hari
  • Gampang Haus dan banyak minum (polydipsia)
  • Mudah lapar dan banyak makan (polyphagia)
  • Mudah lelah dan sering mengantuk
  • Penglihatan kabur
  • Sering pusing dan mual
  • Koordinasi gerak anggota tubuh terganggu
  • Berat badan menurun terus
  • Sering kesemutan dan gatal-gatal pada tangan dan kaki

Semua Gejala itu merupakan efek dari kadar gula darah yang tinggi yang akan mempengaruhi ginjal menghasilkan air kemih dalam jumlah yang berlebihan untuk mengencerkan glukosa sehingga penderita sering buang air kecil dalam jumlah yang banyak (poliuri) dan Akibat poliuri ini maka penderita merasakan haus yang berlebihan sehingga banyak minum (polidipsi). Sejumlah besar kalori hilang ke dalam air kemih, penderita mengalami penurunan berat badan. Untuk mengkompensasikan hal ini penderita seringkali merasakan lapar yang luar biasa sehingga banyak makan (polifagi).

Jika anda mengalami ciri-ciri dan gejala seperti daiatas sebaiknya anda segera memerikasakan kadar gula dan jangan lupa untuk selalu membiasakan diri dengan gaya hidup sehat.

Onlinerel Facebook Twitter Myspace Friendfeed Technorati del.icio.us Digg Google Yahoo Buzz StumbleUpon

Tips Praktis Cara Menghindari/Mencegah Stroke

1. Periksa Tekanan Darah Secara Rutin. Riset menunjukan bahwa rajin mengontrol tekanan darah dapat mengurangi 40% risiko stroke.

2. Singkirkan Tembakau. Hasil studi memperlihatkan bahwa menjauhi tembakau mengurangi risiko stroke sampai 33%.

3. Periksa Leher. Mintalah pada dokter untuk mendengarkan bunyi mendesing di leher. Ini penting jika Anda mengalami aterosklerosis atau pengerasan dan penebalan pembuluh darah yang menyebabkan tersebumbatnya aliran darah.

4. Olahraga. Riset menunjukan bahwa mereka yang mulai latihan olahraga pada usia antara 25-40 tahun, risiko terserang stroke berkurang 57%. Dedangkan yang mulai latihan olahraga pada usia 40-55 tahun, kesempatanya hanya 37% lebih baik untuk terhindar dari stroke.

5. Konsumsi Sayur dan Buah. Asal hijau atau orange, santap saja! Terlalu dini menyebut betakaroten dapat mencegah stroke. Tapi mengkonsumsi sayur-sayuran berwarna hijau dan buah-buahan setiap hari sangat baik

6. Konsumsi Potasium. Riset menagaskan bahwa mengkonsumsi makanan kaya potasium sehari-hari dapat mengurangi risiko terserang stroke sebesar 40%. Kentang adalah sumber potasium yang baik, selain alpukat, kedela,pisang,salmon dan tomat.

7. Kurangi Lemak. Apa yang baik bagi jantung Anda, baik pula bagi otak Anda. menjaga kadar kolesterol berarti menghambat aterosklerosis dan stroke. Makanlah lemak tidak lebih dari 25% kebutuhan kalori.

8. Jauhi Alkohol. Memang ada penelitian yang menyebutkan bahwa dalam jumlah tertentu, alkohol bisa mencegah stroke dan serangan jantung. Tapi akan lebih baik kalau Anda tidak menguk alkohol karena tidak pernah jelas ukuran minumnya.

Onlinerel Facebook Twitter Myspace Friendfeed Technorati del.icio.us Digg Google Yahoo Buzz StumbleUpon

Cara Minum Tahitian Noni

Cara Minum Tahitian Noni

Berikut adalah saran penggunaan yang dianjurkan oleh Dr. Neil Solomon, M.D, Ph.D:

Grup 1 : Min. 30 cc/hari. Rata-rata 60 cc/hari

  • Energi meningkat
  • Kelemahan mental membaik
  • Peningkatan massa otot
  • Daya seksual meningkat
  • Perbaikan masalah rambut dan kulit
  • Lebih mampu mengatasi stress
  • Bugar, merasa lebih baik

Grup 2 : Min. 30 cc/hari. Rata-rata 75 cc/hari

  • Alergi, gejala berkurang
  • Asthma membaik
  • Pencernaan membaik
  • Penyakit ginjal membaik
  • Mestruasi, gejala berkurang
  • Obesitas, penurunan berat badan
  • Kualitas tidur meningkat

Grup 3 : Min. 30 cc/hari. Rata-rata 90 cc/hari

  • Arthritis, gejala berkurang
  • Depresi, gejala berkurang
  • Diabetes, tipe 1 & 2 membaik
  • Tekanan darah tinggi menurun
  • Rasa sakit, termasuk sakit kepala berkurang
  • Masalah pernafasan membaik
  • Berhenti merokok

Grup 4 : Min. 30 cc/hari. Rata-rata 105 cc/hari

  • Kanker, gejala berkurang
  • CFIDS, fibromyalgia, gejala berkurang
  • Penyakit jantung, gejala berkurang
  • HIV, gejala berkurang
  • Sistem kekebalan
  • Multiple sclerosis, gejala berkurang
  • Parkinson membaik
  • Stroke membaik

Catatan:

  1. Diharapkan mengkonsumsi pada saat perut kosong(1 jam sblm makan).
  2. Aman untuk dikonsumsi oleh orang dewasa, ibu hamil dan menyusui, anak-anak serta bayi.
  3. Diminum secara teratur 2 kali sehari.

CARA MINUM/TERAPI BIASA diminum setiap 2x sehari [ terutama setiap kali akan tidur dan bangun tidur atau 1 jam sebelum makan ]. Setelah minum disarankan minum air putih juga [ TAHITIAN NONI JUICE untuk regenerasi sel, air putih untuk ‘komunikasi’ antar sel ]. Dianjurkan meminum @ 30ml untuk dewasa, anak 5-10th cukup 1/2 nya, anak dibawah 5thn 1/4 nya.

CARA MINUM/TERAPI KHUSUS untuk menyembuhkan penyakit seperti kanker, stroke, diabetes, jantung koroner, dll anda bisa langsung menghubungi Konsultan Independen kami.

Onlinerel Facebook Twitter Myspace Friendfeed Technorati del.icio.us Digg Google Yahoo Buzz StumbleUpon

Dosis dan Cara Minum Terapi Stroke dan Tekanan Darah Tinggi

Tahitian Noni dalam membantu penderita Stroke dan  Tekanan Darah Tinggi

Pertama, Tahitian Noni (Morinda citrifolia) mengandung scopoletin, Yang telah terbukti secara ilmiah mampu memuaikan pem­buluh darah sehingga menghasilkan tekanan darah yang lebih rendah. Alasan kedua mengapa banyak orang meng­gunakan noni untuk menolong tekanan darah tinggi karena lebih elastis dan lebih mudah memuai. Alasan ketiga adalah melalui nutrasetikal yang terkandung dalam noni yang mampu meningkatkan kesehatan struktur sel dalam sistern peredaran darah.

Takaran Penggunaan Noni: jumlah konsumsi rata-rata dari 85% responden yang mengalami kemajuan kesehatan yang positif untuk tekanan darah tinggi adalah 90 cc setiap hari. Sedangkan mereka yang menderita stroke dan penyakit jantung rata-rata mengkonsumsi 105 cc setiap hari ( 35 cc pagi,35cc siang jam 11 sebelum makan dan 35cc malam menjelang tidur)

Kisah Sembuh dari Stroke – Klik Disini

Cara Meminum: Kulum 15 detik dimulut bagian bawah lidah sebelum ditelan  untuk merangsang kelenjar pituitary dan pineal dibawah otak untuk produksi Serotonin & Melatonin yang mengatur pola tidur, mood, pubertas, siklus ovarian, meningkatkan kelenjar thyroid, kelenjar thymus, pankreas, dan hormon seksual

 

Konsultasi, saran, dan pemesanan produk, silakan hubungi:

Joko Budi P
Telepon : 081-703740900
email    : konsultasi@mengkudunoni.com
YM: be_joko

Tahitian Noni Surabaya
Devi S
Telepon ::081-252499974

Tahitian Noni Jakarta
Indri Irawati
Telp: 021-99575706 / 0878-86064634

Onlinerel Facebook Twitter Myspace Friendfeed Technorati del.icio.us Digg Google Yahoo Buzz StumbleUpon

Kisah Sembuh Radang Otak

RADANG OTAK


DINDA ALFIANA FIRDA

SUNGGUH SEDIH jika melihat buah hati kita menderita. “saya ingin Dinda kembali seperti dulu”. Itulah ungkapan Fardiah Kurniati, ibu dari Dinda Alfiana Firda (15 tahun). Dinda yang aktif, cerdas dan gigih belajar, mengalami radang otak yang fatal. Ia mengalami kemunduran behavior. Perilakunya seperti anak kecil.
Berawal pada Januari 2006, dokter menyatakan Dinda mengalami epilepsi. Ia kerap kejang, terutama bila letih berat. Pulang dari tur sekolah ke Bali, penyakit Dinda kambuh. Ia mengalami kejang hebat, hingga tiga jam non stop. Dinda langsung dilarikan ke rumah sakit di Surabaya dan menginap di ruang ICU selama 8 hari. Kejang hebat itulah yang merusak susunan syaraf di otaknya yang kemudian mengalami radang otak yang fatal: Dinda tak mengenali sekelilingnya, termasuk keluarganya. “Oh Tuhan, ingatan Dinda hilang,” jerit hati Fardiah Kurniati.
Dokter menyatakan Dinda menderita penyakit Esovalitis ( radang otak). Selama dua bulan Dinda dirawat di rumah sakit,tapi tanda-tanda membaik belum nampak jelas. Dr. Haryo Pratikno yang menangani Dinda menyarankan agar mengkonsumsi Tahitian Noni Juice (TNJ). Kandungan di dalam TNJ mampu mengaktifkan kembali fungsi susunan sel-sel syaraf yang lemah.

Sejak 14 oktober lalu Dinda mulai TNJ sebanyak dua sendok makan, tiga kali sehari setelah mengkonsumsi obat dokter. Perubahan terjadi setelah Dinda mengkonsumsi botol kedua. Ia mulai bisa berjalan, berbicarapun mulai lancar. Kenangan lamanya mulai terkuak sedikit demi sedikit. Keceriaan Dinda mulai terpancar kembali. Inikah jalan Tuhan yang diberikan untuk kesembuhan anakku?

Onlinerel Facebook Twitter Myspace Friendfeed Technorati del.icio.us Digg Google Yahoo Buzz StumbleUpon